| Jakarta Mencari Pemimpin |
|
|
|
| Jumat, 13 Juli 2012 | |
Jakarta, kpu.go.id - Masyarakat Provinsi DKI Jakarta menggelar pesta demokrasi, Rabu (11/7), pesta demokrasi untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur yang menjadi pemimpin Jakarta selama 5 (lima) tahun ke depan, periode 2012-2017, diikuti oleh 6 (enam) pasangan calon.Keenam pasangan calon tersebut nomor urut (1) Fauzi Bowo–Nachrowi Ramli, yang didukung oleh gabungan beberapa partai (7 partai) diantarannya; Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Hati Nurani Rakyat, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Bulan Bintang, Partai Matahari Bangsa, Partai Kebangkitan Nasional Ulama; nomor urut (2) Mayjen (Purn) H. Hendardji Soepandji-Ir. H. Ahmad Riza Patria, MBA, yang merupakan calon independen didukung oleh 419.416 jiwa; nomor urut (3) Ir. H. Joko Widodo-Ir. Basuki Tjahaja Purnama, MM., yang didukung oleh Gabungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Gerakan Indonesia Raya. Nomor urut (4) DR.H.M. Hidayat Nur Wahid, M -Prof. Dr. Didiek Junaedi Rachbini, yang didukung oleh Partai Keadilan Sejahtera; nomor urut (5) Faisal Batubara-Biem Triani Benjamin, yang merupakan pasangan independen didukung oleh 487.150 jiwa; nomor urut (6) IR. H. Alex Noerdin, SH.-Letnan Jenderal TNI (Marinir Purn) Nono Sampono, yang didukung oleh gabungan beberapa partai (18 Partai) yaitu Partai Golongan Karya, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Damai Sejahtera, Partai Patriot, Partai Karya Peduli Bangsa, Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia, Partai Republika Nusantara, Partai Perjuangan Indonesia Baru, Partai Persatuan Daerah, Partai Indonesia Sejahtera, Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia, Partai Buruh, Partai Pemuda Indonesia, Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia, Partai Penegak Demokrasi Indonesia, Partai Nasional Indonesia Marhaenisme, Partai Merdeka, dan Partai Serikat Indonesia. Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pemilukada) Provinsi DKI Jakarta, dilaksanakan di 6 (enam) Kabupaten/Kota, yaitu Kota Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Kabupaten Kepulauan Seribu. Dari pantauan langsung tim peliputan KPU yang disebar di seluruh daerah kota di Jakarta, antusiasme masyarakat untuk datang ke TPS terasa sangat tinggi. Masyarakat Ibu Kota Provinsi DKI Jakarta secara serentak menuju ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memberikan hak suaranya dalam Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur untuk mencari pemimpin lima tahun kedepan. Berikut pantauan pelaksanaan pemilukada di beberapa daerah di Jakarta. Jakarta Selatan Ketua KPU RI, Husni Kamil Manik beserta rombongan mendatangi 4 (empat) TPS di wilayah Jakarta Selatan, yakni TPS 044 (Kelurahan Pejaten Barat, Kecamatan Pasar Minggu); TPS 024 (Kelurahan/Kecamatan Pasar Minggu); TPS 022 (Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran); serta TPS 045 (Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setia Budi). Husni yang pada kesempatan tersebut didampingi oleh Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Dahlia Umar, dan Walikota Jakarta Selatan, Anas Efendi. Husni mengatakan kami dalam rangka monitoring pemilukada DKI ini mengharapkan semoga berjalan dengan sukses dan tidak ada konflik yang berkepanjangan. Ketua KPU RI, Husni Kamil Manik, berharap, Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta kali ini dapat melahirkan pemimpin yang akan memperbaiki citra Jakarta sebagai salah satu kota terkompleks di dunia. “Semoga siapa saja calon yang terpilih dapat membawa Jakarta ke arah yang lebih baik lagi. Pilgub DKI Jakarta ini menjadi barometer pemilukada di seluruh Indonesia,” ujar Husni saat memantau jalannya pencoblosan di TPS 022, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Dari tinjauan beberapa TPS tersebut, cukup terlihat antusias warga DKI dalam memberikan hak pilihnya dalam pesta demokrasi kali ini. Khusus Wilayah Jakarta Selatan terdapat 3.223 TPS dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebesar 1.511.051. Ada yang berbeda dalam pemilukada tahun ini, karena bagi warga yang akan menggunakan hak pilihnya dilarang membawa alat komunikasi apa pun ke dalam TPS, hal ini bertujuan untuk menghindari adanya komunikasi yang dapat mempengaruhi warga untuk mencoblos salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub). Jakarta Timur Di Jakarta Timur terdapat 4.162 TPS yang tersebar di 65 kelurahan dan 10 kecamatan, tidak hanya warga bebas, yang bisa menggunakan hak pilihnya. Tetapi pemilihan gubernur ini juga diikuti juga oleh warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, Jakarta Timur. Di dalam rutan terdapat 5 (lima) TPS yakni, TPS 086 dengan, TPS 087 dengan TPS 088, TPS 089 dan TPS 090 Kelurahan Cipinang Besar Utara Kecamatan Jatinegara, dengan total DPT sebanyak 1.568. Pemungutan suara di Rutan Cipinang, ditinjau langsung oleh Anggota KPU Arief Budiman dan Ferry Kurnia Rizkiyansah beserta Ketua KPU Kota Jakarta Timur. Rombongan tersebut disambut oleh Kepala Rutan Cipinang Saiful Sahri. Selain mengunjungi Rutan Cipinang, rombongan juga mengunjungi Rumah Sakit Pusat Persahabatan, di RS ini terdapat TPS 073 Kelurahan Pisangan Timur Kecamatan Pulogadung, yang diperuntukan bagi karyawan-karyawann rumah sakit, pasien dan keluarga pasien yang mempunyai formulir A8 yaitu formulir pelimpahan penyoblosan dari tempat asal ke RS. Secara umum, pemungutan suara di Kota Jakarta Timur tidak menemukan kendala yang berarti, Ketua KPU Kota Jakarta Timur Chairil Anwar menyatakan “Pemilu di Jakarta Timur cukup lancar, tadi ada laporan TPS di Pasar Rebo yang kekurangan surat suara, tapi setelah kita cros cek ternyata salah hitung” ungkapnya di sela-sela kunjungan di Rumah Sakit Persahabatan. Jakarta Barat Pemilukada di Kota Jakarta Barat, Wilayah Administrasi Kota Jakarta Barat memiliki 8 (delapan) kecamatan dan 56 (lima puluh enam) kelurahan dengan total jumlah DPT sebanyak 1.496.636 jiwa (sebanyak 764.884 laki-laki dan 731.752 perempuan). Pemilih yang terdaftar dalam DPT wilayah administrasi kota Jakarta Barat menggunakan hak pilihnya tersebar dalam 3.331 TPS. Dari pantauan langsung tim peliputan KPU ke Kota Jakarta Barat, ketika tim mengunjungi beberapa TPS di Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Kebon Jeruk pada pukul 09.30 WIB, rata-rata di setiap TPS sebanyak 50 % pemilih yang terdaftar dalam DPT telah menggunakan hak pilihnya. Begitu juga dengan beberapa TPS yang berada di Kelurahan Slipi, Kecamatan Palmerah. Ketika tim sampai di kawasan tersebut sekitar pukul 12.00 WIB, lebih dari 60 % pemilih yang terdaftar di DPT telah menggunakan hak pilihnya. Secara umum, menurut staf pelaksana di KPU Kota Jakarta Barat, dari tahapan awal hingga tahapan pemungutan suara, pelaksanaan Pemilukada DKI untuk wilayah administrasi Jakarta Barat tidak terdapat persoalan yang berarti. Jakarta Pusat Pelaksanaan Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur di tingkat Kota Jakarta Pusat mencakup 8 (delapan) Kecamatan dengan jumlah pemilih sesuai dengan DPT laki-laki sebanyak 401.605 jiwa dan perempuan sebanyak 389.458 jiwa, Total 791.063 DPT, dengan jumlah TPS sebanyak 1.713 yang tersebar di 44 kelurahan yang berada kota Jakarta pusat. Anggota KPU RI Sigit Pamungkas beserta pejabat dan staf Sekretariat Jenderal KPU ikut memonitor dan memantau pelaksanaan Pilkada di sejumlah TPS diantaranya Kelurahan Cempaka Putih yang mencakup 3 Kecamatan (Cempaka Putih Timur, Cempaka Putuh Barat dan Rawa Sari). Ketua KPU Kota Jakarta Pusat Arif Bawono yang ikut mendampingi Sigit Pamungkas terjun langsung ke TPS-TPS antara lain di TPS 037 Kelurahan Rawa Sari dengan jumlah DPT sebanyak 544 jiwa, TPS Kelurahan Cempaka Putih Barat dengan jumlah DPT yang tertera di TPS 051 sebanyak 525 jiwa, TPS 052 sebanyak 505 jiwa dan TPS 053 sebanyak 349 jiwa. Kelurahan Cempaka Putih Timur di TPS 032 dengan jumlah DPT di TPS sebanyak 515 jiwa. Ketua KPU Jakarta Pusat pada kesempatan yang sama mengajak tim monitoring dan peliputan untuk bersama-sama memantau TPS 014 Kelurahan Johar Kecamatan Johar Baru dengan jumlah pemilih 506 yang terdaftar di DPT, kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi Kelurahan Johar Baru yang langsung diterima oleh Ibu Lurah Nur Helmi Sapitri. Jakarta Utara Masyarakat Kota Jakarta Utara menuju TPS untuk memberikan hak suaranya dalam Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta. Hasil pantauan liputan langsung yang dilakukan pada beberapa TPS, diantaranya TPS 059 sebanyak 502 jiwa, TPS 057 sebanyak 479 jiwa, TPS 058 sebanyak 512 jiwa, TPS 067 sebanyak 472 jiwa, TPS 037 sebanyak 509 jiwa, TPS 07 sebanyak 460 jiwa, TPS 06 sebanyak 470 jiwa di Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok. Menurut Sekretaris KPU Kota Jakarta Utara Drs. H. Usmanto, M.Si “KPU Kota Jakarta Utara menerjunkan staf-stafnya ke tiap-tiap TPS agar dapat langsung memonitor keadaan dan kondisi yang ada, dan KPU mengambil data dari hasil pemungutan suara di semua TPS, tujuannya agar mendapatkan hasil yang valid dan menjadi data yang autentik”. Pelaksanaan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur di tingkat Kota Jakarta Utara, dengan jumlah pemilih sesuai dengan DPT sebanyak 1.162.153 jiwa, (laki-laki 593.446 jiwa dan perempuan 568.707 jiwa) dengan jumlah TPS sebanyak 2.587 yang tersebar di 6 kecamatan dan 31 kelurahan di tingkat kota Jakarta Utara. Pelaksanaan Pemilukada Provinsi DKI Jakarta juga didukung pengamanan dari TNI/Polri untuk menjaga keamanan Pemilukada tersebut agar dalam pelaksanaannya kondusif dan aman. (nia/tdy,ajg/mtr, uwi/ook,dod/us,ie’am/sij). |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|








Jakarta, kpu.go.id - Masyarakat Provinsi DKI Jakarta menggelar pesta demokrasi, Rabu (11/7), pesta demokrasi untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur yang menjadi pemimpin Jakarta selama 5 (lima) tahun ke depan, periode 2012-2017, diikuti oleh 6 (enam) pasangan calon.



