Advertisement
 
 
Sunday, 19 May 2013
Pemilu 2014
Undang-undang / Peraturan
Parpol Peserta Pemilu 2014
PEMILUKADA
pemilukada
PENDAFTARAN CALON ANGGOTA DPR
PIAGAM MURI
 
Geliat Penggiat Demokrasi Di Kampung PDF Cetak E-mail
Jumat, 22 Juni 2012
Catatan Kelas Pemilu Marathon di Kabupaten Semarang

 Semarang, kpu.go.id- etika Nota Kesepahaman itu telah ditandatangani antara pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang dengan Tim Penggerak PKK Tingkat Kabupaten Semarang, undangan sosialisasi segera membanjiri agenda sosialisasi.
 
Dalam dua minggu terakhir, ada tiga tempat yang harus dilayani. Pertama, tanggal 14 Juni 2012 di Kecamatan Bergas. Lokasi dicapai 12 kilo meter ke arah selatan dari Sekretariat KPU Kabupaten Semarang. Sesuai dengan Standard Operational Procedure (SOP) dalam menyajikan Kelas Pemilu di tingkat kecamatan, waktu efektif pelaksanaan tidak boleh melebihi dua jam.
 
Selain mencegah kebosanan peserta, juga materi pengajaran akan lebih efektif dicerna oleh kelompok sasaran. Namun, justru karena peserta sangat menikmati pola ajar ala Building Resources in Democracy, Governance and Elections (BRIDGE), waktu menjadi molor mengingat antusiasme tanya jawab begitu menggelitik peserta. Selama dua setengah jam team sosialisasi yang terdiri dari Agoes, Rinaldi, Guntur, Ridho dan Deny sebagai nara sumber serta Kartini Tjandra Lestari selaku fasilitator menjalankan tugas, memunculkan secercah harapan tentang berubahnya mindset para ibu PKK untuk lebih terlibat secara aktif dalam proses pemilu.

Tugas kedua dalam minggu ini adalah mengadakan kegiatan Training of Ttrainer (ToT) dengan guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).  Bertempat di Rumah Makan (RM) Indah Sari, kami mengundang 35 guru PKn Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se Kabupaten Semarang. Kegiatan dilakukan hari Rabu, 20 Juni 2012. Harapan yang muncul dalam kegiatan ini adalah adanya pemberdayaan guru PKn untuk mengadakan Kelas Pemilu di sekolah masing-masing. Dengan demikian para guru PKn akan memiliki peran strategis dalam memutus rantai pragmatisme di kalangan pemilih pemula yang mendapatkan informasi dari media massa tentang ekses negatif dalam berkegiatan politik. Sehingga diharapkan mampu mendorong pemilih pemula untuk menjadi subjek dalam politik secara lebih sehat (tidak hanya dijadikan objek pendulang suara). Acara yang berlangsung fullday dengan materi yang langsing namun berisi, dilakukan penuh kegembiraan membuat harapan positif akan kehidupan berdemokrasi di Indonesia dapat tumbuh kembali.

Sehari sesudahnya, 21 Juni 2012, lagi-lagi harus menempuh 22 kilometer ke arah selatan untuk berkelas pemilu dengan ibu-ibu PKK Kecamatan Ambarawa. Kepenatan yang masih dirasakan akibat kegiatan hari yang lalu sekejab sirna ketika kami bertemu dengan perempuan-perempuan penuh semangat walaupun sebagian sudah sepuh(red tua). Seperti biasa materi disampaikan secara informal dengan berbagai permainan yang senantiasa kami perbaharui. Tak terasa dua jam berselang, memunculkan harapan baru sekaligus tantangan baru mengingat PKK Kecamatan yang lain jadi tertarik untuk mengadakan kegiatan yang sama, mengingat strategisnya kelompok sasaran karena Kabupaten Semarang memiliki 19 Kecamatan.

Jika ditilik dari besarnya anggaran APBN yang dterima, tentu tak jauh berbeda dengan KPU tetangga yang hanya mengampu empat kecamatan. Namun, carut marut dunia politik yang menenggelamkan makna demokrasi untuk kesejahteraan rakyat membuat segala yang seakan tidak mungkin menjadi nyata. Bagaimana dengan konsumsi yang harus dikeluarkan bagi anggota team sosialisasi (setiap berangkat minimal delapan orang kami libatkan)? Budaya Indonesia yang ramah ternyata bukan mitos belaka, kesulitan menjadi kemudahan. Hampir di setiap kelas pemilu yang diadakan di kecamatan, kami tidak perlu merasa khawatir karena telah disajikan santapan khas setempat. Penerimaan yang terbuka dari masyarakat memunculkan keharuan dan tantangan bagi kami untuk senantiasa berinovasi dalam menciptakan kelas pemilu yang mudah ditangkap oleh masyarakat. Varian kelas pemilu akhirnya mampu kami tampilkan sesuai dengan kelompok sasaran. Penggunaan bahasa lokal akan meningkatkan keakraban. Yang pasti, semoga berita dari kampung ini akan membawa asa bagi rekan KPU di seluruh Indonesia. Bahwa kemurnian masyarakat dalam menyikapi keteladanan yang baik akan menjadikan kehidupan demokrasi kedepan dapat dipandang lebih positif. (Dny)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
Tandai Pilihanmu
LAYANAN BANTUAN

TERBARU

1. PEMUTAKHIRAN DATA

2.ANGGARAN

 Silog
Berita Singkat
Tahapan Pemilu 2014
 
 
Nota Kesepahaman KPU
 
Kalender

 Apr   May 2013   Jun

SMTWTFS
   1  2  3  4
  5  6  7  8  91011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
Pendapat Umum
Bagaimana pendapat anda apabila Pemilu untuk Legislatif dan Eksekutif tidak disatukan?
 
LAKIP & TAPKIN KPU
 
 
 
Link Ke Halaman Paling Atas Link Ke Halaman Paling Atas