| Tingkatkan Jurnal Suara KPU-RI, KPU-RI Gelar Rapat Redaksi |
|
|
|
| Selasa, 13 Maret 2012 | |
Jakarta, kpu.go.id – Melihat perkembangan kebutuhan informasi terutama mengenai pemilu dan penyelenggara pemilu, KPU-RI berusaha mengembangkan media informasi yang dimiliki KPU-RI, salah satunya yaitu Jurnal Suara KPU. Untuk itu, KPU-RI menggelar rapat redaksi Jurnal Suara KPU, di Hotel Sahid Jaya Jakarta, Kamis (08/03). Rapat ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memperbaiki pengelolaan dan penerbitan Jurnal Suara KPU di tahun 2012. Dalam rapat tersebut hadir Anggota KPU-RI, I Gusti Putu Artha, SP., M.Si, Kepala Bagian Publikasi dan Sosialisasi Informasi Pemilu, Drs. Yosmardin, M.A., Kepala Bagian Teknis Pemilu, Nursyafaat, SE., MM., dan Kepala Sub Bagian Pemberitaan dan Penerbitan Informasi Pemilu, Kadar Setyawan, S.Sos, serta pejabat dan staf Sekretariat Jenderal KPU-RI terutama dari Biro Teknis dan Hupmas. Dalam kesempatan tersebut, Anggota KPU-RI, I Gusti Putu Artha, SP., M.Si, memberikan policy kepada website dan Suara KPU. “Website kita ini mesti diarahkan ke straight news hari ini ada acara apa, masukkan ke website, dalam jurnalistik ada sumber berita primer dan sekunder, Suara KPU itu sebaiknya diarahkan ke sumber berita sekunder, sehingga ketika berita yang sudah masuk ke web, saya kira tidak usah lagi masuk ke Suara KPU, dan secara fungsional Suara KPU telah menjalankan fungsi komunikasinya,” papar Putu Artha dalam pengarahannya. I Gusti Putu Artha juga mengharapkan Suara KPU harus dijadikan penyeimbang di luar, sehingga bisa memberikan informasi secara berimbang. “Berita yang informatif dapat di masukan ke dalam serba serbi atau kilas, kemudian bagaimana membagi tugas berita, apa saja yang masuk di web dan suara kpu, serta bagaimana fokus utama bisa menjadi news, contoh sederhana untuk April, misalnya ada tulisan dari Anggota KPU-RI yang baru, mengenai Undang-Undang yang baru dibandingkan dengan yang lama,” sambung Putu Artha. Sedangkan menurut Kepala Bagian Publikasi dan Sosialisasi Informasi Pemilu, Drs. Yosmardin, M.A., rapat ini berkaitan juga dengan terbitnya Kelompok Kerja (Pokja) Jurnal Suara KPU. “Kita semua tahu Jurnal Suara KPU ini sudah panjang umurnya, sejak Pemilu 1999 Jurnal Suara KPU terbit seminggu sekali, sampai menjelang pemilu 2004 suara KPU dibuat sebulan sekali dengan oplah 6 lembar dan berkembang sampai sekarang ini menjadi 12 lembar, “ papar Yosmardin dalam sambutan pembukaannya. Dalam rapat pembahasannya, dibuat job description yang jelas, kewenangan dan tanggung jawab, sehingga penerbitan Jurnal Suara KPU ini bisa sesuai dengan tenggat waktu yang telah direncanakan. Kemudian Kepala Sub Bagian Pemberitaan dan Penerbitan Informasi Pemilu, Kadar Setyawan, S.Sos juga menjelaskan Jurnal Suara KPU yang diterbitkan mencapai jumlah 3000 eksemplar. “Dari jumlah sebesar itu, selain di KPU-RI, Jurnal Suara KPU ini juga kita kirim ke Sekretariat KPU Provinsi, KPU kabupaten/Kota, Kementerian, Partai Politik, Kedutaan Besar, Lembaga Donor, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan Perguran Tinggi,” jelas Kadar Setyawan. (Arf) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|








Jakarta, kpu.go.id – Melihat perkembangan kebutuhan informasi terutama mengenai pemilu dan penyelenggara pemilu, KPU-RI berusaha mengembangkan media informasi yang dimiliki KPU-RI, salah satunya yaitu Jurnal Suara KPU. Untuk itu, KPU-RI menggelar rapat redaksi Jurnal Suara KPU, di Hotel Sahid Jaya Jakarta, Kamis (08/03). Rapat ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memperbaiki pengelolaan dan penerbitan Jurnal Suara KPU di tahun 2012.



