KPU Banyumas Ingatkan Kampanye Abu-Abu

Tanggal : 14 Feb 2018 16:53:03 • Penulis : admin • Dibaca : 168 x


Purwokerto, kpu.go.id - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas, Unggul Warsiadi mengingatkan penyelenggara pemilihan (KPU dan panwaslih) untuk waspadai kampanye pasangan calon yang dilakukan di zona abu-abu.

Zona abu-abu sendiri diartikan sebagai situasi di mana kegiatan kampanye pasangan calon sulit dinilai benar tidaknya berdasarkan Undang-undang (UU).“Kampanye dalam zona hitam dan putih itu jelas, tapi yang di zona abu-abu ini yang harus mendapat perhatian lebih,” ujar Unggul hadapan peserta “Sosialisasi Tentang Tata Cara Pemberitahuan Kampanye Pilkada Serentak 2018” yang digelar Polres Banyumas di Oemah Daun Jalan Kyai Haji Wahid Hasyim no 101 - 103, Karangklesem, Purwokerto, Rabu (14/2).

Hadir dalam acara tersebut Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Banyumas, Kapolres Banyumas, perwakilan Kantor Kesbangpol Kabupaten Banyumas, Satpol PP Kabupaten Banyumas, Kanit Intel Polsek Se-Polres Kabupaten Banyumas, partai politik pendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah/calon Bupati dan Wakil Bupati Banyumas, tim kampanye calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah/calon Bupati dan Wakil Bupati Banyumas beserta penghubung partai politik dan tim kampanye yang mengikuti Pilkada Serentak Tahun 2018.

Unggul menyampaikan pentingnya memperhatikan tindakan kampanye pasangan calon yang berada dalam zona abu-abu ini sebab dapat menimbulkan kebingungan dimata penyelenggara.

Diluar itu, dia juga menyampaikan ada perbedaan antara Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2012 dengan PKPU Nomor 4 Tahun 2017 terkait Ketentuan Tempat dan Waktu Kampanye pasangan calon. “Silakan nanti disepakati saja, ketentuan mana yang akan digunakan dalam Pilkada Serentak Tahun 2018,” kata Unggul.

Merespon hal tersebut, Kasat Intel HAM Banyumas, AKP Sulistiyo Dwi Cahyono memutuskan untuk menggunakan ketentuan PKPU Nomor 4 Tahun 2017 pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2018. Dia juga menyampaikan materi tentang tata cara pemberitahuan kampanye pada pilkada. “Kami berharap pemberitahuan waktu kampanye jauh-jauh hari, maksimal tujuh hari sebelum pelaksanaan agar kami dapat mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi di lapangan,” ucap Sulistiyo.

Waktu tujuh hari yang diberikan, lanjutnya, akan digunakan untuk mempersiapkan personel yang akan diturunkan untuk mengamankan kampanye. (rfk/asr/ed diR)

Post Terkait

  • KPU Badung Usulkan Pemekaran Dua Dapil
    Tanggal : 2018-02-20 13:53:00

    Namun wacana ini memunculkan pro dan kontra mengingat ada yang beranggapan penggabungan dua kecamatan harus terlebih dahulu memerhatikan unsur keterwakilan wilayah didua kecamatan tersebut baik secara geografis dan sosiologis. ...Selengkapnya...


  • 37.010 Warga Magelang Belum Memiliki KTP-el
    Tanggal : 2018-02-20 13:35:00

    “Sedangkan pemilih yang dinyatakan TMS ada 109.963 jiwa, tediri dari berbagai kategori seperti sudah meninggal, masih dibawah umur, pemilih berstatus TNI/POLRI, pindah domisili, hilang ingatan dan tercatat ganda serta pemilih bukan penduduk setempat,” ujar Wardoyo. ...Selengkapnya...


  • Ribuan Warga Lutra Ikut Kampaye Damai
    Tanggal : 2018-02-18 14:53:00

    Dia mengatakan bahwa saat ini ada empat calon yang sudah ditetapkan oleh KPU Provinsi Sulawesi Selatan mereka adalah Putra-Putra Sul- Sel yang punya cita-cita yang sama yakni akan memperbaiki Sul-Sel serta meningkat kesejahteran Rakyat. ...Selengkapnya...


  • Paslon di OKI Tolak Politik Uang, SARA dan Hoax
    Tanggal : 2018-02-18 14:35:00

    “Deklarasi kampanye damai ini juga merupakan bentuk pernyataan perang terhadap semua kegiatan kampanye anti hoax, SARA dan politik uang,” ujar Deri. ...Selengkapnya...


  • Kemeriahan Kirab Deklarasi Kampanye Damai KPU Jateng
    Tanggal : 2018-02-18 14:26:00

    Joko berharap, dengan adanya acara kirab deklarasi kampanye damai ini dapat menumbuhkan semangat persatuan dan toleransi. “Kita harus junjungan tinggi toleransi dan jangan sampai menggunakan isu SARA untuk saling menjatuhkan,” lanjutnya. ...Selengkapnya...


Statistik Pengunjung
Link KPU Daerah
KIP Aceh
http://kip.acehprov.go.id/
KPU Provinsi Sumatera Utara
http://kpud-sumutprov.go.id/
KPU Provinsi Sumatra Barat
http://sumbar.kpu.go.id
KPU Provinsi Riau
http://kpu-riauprov.go.id/
KPU Provinsi Sumatera Selatan
http://sumsel.kpu.go.id/
KPU Provinsi Lampung
http://lampung.kpu.go.id
KPU Provinsi Kep. Babel
http://kpu-babelprov.go.id/
KPU Provinsi Kepri
http://kepri.kpu.go.id/
KPU DKI Jakarta
http://kpujakarta.go.id
KPU Provinsi Jawa Barat
http://jabar.kpu.go.id/
KPU Provinsi Jawa Tengah
http://jateng.kpu.go.id/
KPU Provinsi Jawa Timur
http://kpujatim.go.id/
KPU Provinsi Banten
http://kpu-bantenprov.go.id/
KPU Provinsi Bali
http://bali.kpu.go.id/
KPU Provinsi NTB
http://kpud-ntbprov.go.id/
KPU Provinsi NTT
http://ntt.kpu.go.id/
KPU Provinsi Kalbar
http://kalbar.kpu.go.id
KPU Provinsi Kalteng
http://kpu-kaltengprov.go.id/
KPU Provinsi Kalsel
http://kalsel.kpu.go.id/
KPU Provinsi Kaltim
http://kaltim.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Tenggara
http://sultra.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Tengah
http://sulteng.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Selatan
http://sulsel.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Utara
http://www.kpu-sulutprov.go.id/
KPU Provinsi Gorontalo
http://kpu-gorontaloprov.go.id//
KPU Provinsi Sulawesi Barat
http://kpu-sulbarprov.go.id/
KPU Provinsi Maluku
http://kpu-malukuprov.go.id/
KPU Provinsi Maluku Utara
http://malut.kpu.go.id/
KPU DIY
http://diy.kpu.go.id/
KPU Provinsi Bengkulu
http://www.kpu-bengkuluprov.go.id
KPU Provinsi Jambi
http://kpud-jambiprov.go.id/
KPU Provinsi Papua Barat
http://kpu-papuabaratprov.go.id/
KPU Provinsi Papua
http://kpu-papuaprov.go.id/
KPU Provinsi Kalimantan Utara
http://kaltara.kpu.go.id/

Selengkapnya...