Pengumuman Perpanjangan Seleksi Eselon II.b klik di sini Surat 708 Pembentukan PPS Pilkada 2018 klik di sini Syarat Calon Anggota KPU klik di sini Und Bimtek Dapil klik di sini

Momentum 10 November, Terus Bekerja dan Berkarya

Tanggal : 10 Nov 2017 10:40:11 • Penulis : admin • Dibaca : 261 x


Jakarta, kpu.go.id- Dalam rangka memperingati upacara Hari Pahlaman yang jatuh pada tanggal, 10 November 1945, Jumat (10/11) segenap jajaran Sekretariat Jenderal melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan di halaman gedung KPU. 

Dengan tema Perkokoh Persatuan Membangun Negeri dan slogan “....Hanya Bangsa Yang Menghargai Jasa Pahlawannya Dapat Menjadi Bangsa Yang Besar .....” serta melaksanakan heningkan cipta selama 60 detik secara serentak pada pukul 08.10 waktu setempat.     

Peringatan upacara hari pahlawan ini dipimpin oleh Inspektur upacara Sekretaris Jenderal (sekjen) KPU Arif Rahman Hakim.

Upacara memperingati hari pahlawan diawali dengan mengibarkan bendera Merah Putih, selanjutnya Inspektur upacara mengimbau kepada kita semua untuk menundukkan kepala sejenak untuk mengheningkan cipta mengenang jasa para pahlawan dan sambil mendoakan kepada arwah para pahlawan yang telah mendahulukan kita. Lalu dilanjutkan pembacaan teks Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dan pembacaan pesan-pesan perjuangan atau kata mutiara dari para pahlawan nasional Soekarno.

Arif dalam sambutannya mengatakan hari pahlawan yang kita peringati saat ini didasarkan pada peristiwa pertempuran terhebat dalam riwayat sejarah dekonilisasi dunia yakni peristiwa pertempuran 10 Nopember 1945 di Surabaya.

Sebuah peristiwa yang memperlihatkan kepada dunia international betapa segenap rakyat Indonesia dari berbagai ras, suku, agama, budaya dan berbagai bentuk partikualisme golongan bersama-sama melebur menjadi satu untuk berikrar, bergerak dan meyerahkan hidupnya, jiwa raganya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.ungkap Arif.

Kepada kesempatan ini, Arif juga mengingatkan kembali bahwa riwayat negeri kita Republik Indonesia menorehkan banyak sekali teladan tentang semangat untuk memberi dan semangat untuk berkorban menjaga persatuan Indonesia.

Mari Kita panggil memori kita pada saat fajar kemerdekaan Indonesia pada 18 Agustus 1945, para pendiri dari republik golongan Islam yakni KH Wahid Hasyim, Kasman Singodiardjo, Ki Bagus Hadikusumo, Teuku Muhamad Hasan bersama Muhammad Hatta memberikan sumbangan besar bagi bangsa ini, yakni menghapus 7 (tujuh) kata dengan menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya dan merubah sila pertama menjadi ketuhan Yang Maha Esa dengan lapang hati.

Semangat kebangsaan kita yang juga kita kenang hari ini, di hari pahlawan adalah sebuah nasionalisme yang dilandasi oleh kemanusia universal bukan nasionalisme yang sempit, yang Bung Karno tegaskan pada pidatonya 1 Juni lahirnya Pancasila bahwa nasionalisme hanya bisa hidup subur didalam taman sarinya internasionalisme, internasionalisme dapat hidup subur jikalau berakar dalam bumi nasionalisme.

Prinsip yang dibangun oleh sebuah landasan filosifis yang tinggi, bahwa kita bukanlah makhluk yang egois namun makhluk sosial yang menghimpun menjadi satu sebagai sebuah bangsa, yakni bangsa Indonesia.

Pada era melenium kedua saat ini kita tengah menyaksikan sebuah transformasi besar dalam hubungan international diantara bangsa-bangsa dunia, kita tengah menyaksikan suatu jaman yang diutarakan oleh jurnalis Gedion Rahman pada Tahun 2016 tentang Fajar Baru Pergeseran Global dimana kemajuan peradabatan dunia disebut era atau demonisasi.  

Dalam era kemajuan global seperti ini negara-negara asia dianggap sebagai kutub-kutub baru    kemajuan peradabatan dunia oleh karena itulah persatuan Indonesia bukan hanya sebuah imperatif yang harus kita rawat sebagai sebuah bangsa, namun lebih dari persatuan Indonesia.

Pada kesempatan yang baik ini, kami mengajak kepada seluruh jajaran sekretraiat jenderal untuk terus bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat maupun pahlawan bagi negeri ini, selamat Hari Pahlawan Tahun 2017, ungkap Arif. (dosen/red. FOTO KPU/dosen/Hupmas)


Post Terkait

Statistik Pengunjung
Link KPU Daerah
KIP Aceh
http://kip.acehprov.go.id/
KPU Provinsi Sumatera Utara
http://kpud-sumutprov.go.id/
KPU Provinsi Sumatra Barat
http://sumbar.kpu.go.id/
KPU Provinsi Riau
http://kpu-riauprov.go.id/
KPU Provinsi Sumatera Selatan
http://sumsel.kpu.go.id/
KPU Provinsi Lampung
http://www.kpud-lampungprov.go.id/
KPU Provinsi Kep. Babel
http://kpu-babelprov.go.id/
KPU Provinsi Kepri
http://kepri.kpu.go.id/
KPU DKI Jakarta
http://kpujakarta.go.id
KPU Provinsi Jawa Barat
http://jabar.kpu.go.id/
KPU Provinsi Jawa Tengah
http://kpu-jatengprov.go.id/
KPU Provinsi Jawa Timur
http://www.kpujatim.go.id/
KPU Provinsi Banten
http://kpu-bantenprov.go.id/
KPU Provinsi Bali
http://bali.kpu.go.id/
KPU Provinsi NTB
http://kpud-ntbprov.go.id/
KPU Provinsi NTT
http://www.kpud-nttprov.go.id/
KPU Provinsi Kalbar
http://kalbar.kpu.go.id/depan
KPU Provinsi Kalteng
http://kpu-kaltengprov.go.id/
KPU Provinsi Kalsel
http://kpu-kalselprov.go.id/
KPU Provinsi Kaltim
http://kaltim.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Tenggara
http://kpud-sultraprov.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Tengah
http://www.kpu-sultengprov.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Selatan
http://sulsel.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Utara
http://www.kpu-sulutprov.go.id/
KPU Provinsi Gorontalo
http://kpu-gorontaloprov.go.id//
KPU Provinsi Sulawesi Barat
http://kpu-sulbarprov.go.id/
KPU Provinsi Maluku
http://kpu-malukuprov.go.id/
KPU Provinsi Maluku Utara
http://malut.kpu.go.id/
KPU DIY
http://diy.kpu.go.id/
KPU Provinsi Bengkulu
http://www.kpu-bengkuluprov.go.id
KPU Provinsi Jambi
http://kpud-jambiprov.go.id/
KPU Provinsi Papua Barat
http://kpu-papuabaratprov.go.id/
KPU Provinsi Papua
http://kpu-papuaprov.go.id/
KPU Provinsi Kalimantan Utara
https://kaltaraprov.kpu.go.id/index.php

Selengkapnya...