Keluarga Besar Komisi Pemilihan Umum mengucapkan     Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H        Mohon Maaf Lahir dan Batin        Sukseskan Pilkada Serentak Rabu 27 Juni 2018

  • Keluarga Besar Komisi Pemilihan Umum mengucapkan     Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H        Mohon Maaf Lahir dan Batin        Sukseskan Pilkada Serentak Rabu 27 Juni 2018


PILKADA | Spanduk SARA Bisa Timbulkan Golput

Tanggal : 02 Mar 2017 15:19:25 • Penulis : admin • Dibaca : 423 x


KPU Gelar Uji Publik Sebelum Putaran Kedua

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah merumuskan rancangan surat keputusan (SK) terkait tahapan, program, dan jadwal putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

Rencananya, SK tersebut akan disahkan pada Jumat (3/3/2017), satu hari sebelum penetapan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta dan pasangan calon.

Sebelum SK tersebut disahkan, KPU DKI Jakarta akan melakukan uji publik pada Kamis (2/3/2017). Uji publik dilakukan untuk mendengar masukan dari berbagai pihak dan bukan untuk pengambilan keputusan atau tanggapan setuju tidaknya semua pihak terkait rumusan SK tersebut.

"Bukan untuk setuju atau tidak, mereka memberikan masukan. Pasti masukan itu ada pandangan yang berbeda, enggak masalah," ujar Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno di Kantor KPU DKI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu (1/3/2017)

Dari masukan tersebut, KPU DKI akan mengkaji kembali rancangan yang telah disusun pada Kamis malam bersama KPU RI. Sumarno menuturkan, uji publik yang dilakukan KPU DKI merupakan arahan KPU RI.

Setelah mengkaji kembali rancangan keputusan tersebut dengan berbagai masukan pihak terkait, KPU DKI akan mengesahkannya. KPU DKI, kata Sumarno, memiliki otoritas untuk menetapkan keputusan atau regulasi terkait pelaksanaan pilkada.

"Tapi agar keputusannya lebih sempurna, demokratis, KPU perlu mendapat masukan, semacam dengar pendapat dengan masyarakat, semacam konsultasi publik," kata dia.

KPU DKI Jakarta mengundang tim pasangan calon, KPU RI, Bawaslu DKI Jakarta, pemantau pemilu seperti Perludem, Jaringan Pendidikan Pemilu untuk Rakyat (JPPR), Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), hingga Mantan Ketua MK Hamdan Zoelfa.

Adapun pembahasan dalam uji publik yakni mekanisme pendaftaran pemilih, kampanye, dan dana kampanye. Uji publik akan digelar di Lumire Hotel, Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis pagi.

Spanduk Pilkada

Sementara itu, Sejumlah warga DKI Jakarta merasa resah dan khawatir dengan spanduk-spanduk yang mengandung unsur SARA yang dipasang di masjid-masjid sekitar DKI Jakarta.

Spanduk-spanduk itu dikhawatirkan bisa mengakibatkan munculnya dan berkembangnya kelompok golongan putih (golput) yaitu orang-orang yang dengan sengaja tidak memilih.

Seorang karyawan swasta perusahaan media di Jakarta, Farhan Nur Rahman mengatakan kepada Antara di Jakarta, Rabu, bahwa isi spanduk itu tidak pantas karena pada dasarnya umat Islam mencintai kedamaian dan ketentraman.

“Menurut saya, spanduk-spanduk itu terlihat tidak pantas karena tidak ada sejarahnya umat Islam mengajarkan kekerasan, namun bila agama kami dilecehkan, memang menurut saya, wajar banyak yang merasa kesal tetapi seharusnya tidak usah sampai memasang spanduk seperti itu,” ujar Farhan yang merupakan warga asli DKI Jakarta.

Farhan menambahkan pemasangan spanduk ini, kemungkinan dapat berpengaruh terhadap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua,

“Jelas berpengaruh karena salah satu calon gubernur (cagub) DKI Jakarta merupakan terdakwa kasus penistaan agama sehingga memungkinkan akan mengakibatkan semakin banyak warga DKI Jakarta yang golput karena warga semakin resah dengan suasana politik yang semakin memanas,” kata Farhan.

Hal senada disampaikan oleh seorang mahasiswa Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta, Arianhar Zamis yang merasa miris melihat spanduk berisi SARA yang tengah menjadi sorotan masyarakat.

“Saya merasa tindakan untuk memasang spanduk itu kurang tepat, seharusnya kita harus mengerti cara memanusiakan seseorang karena setiap orang wajib mendapatkan hak yang semestinya dia terima sejak lahir sampai meninggal,” kata Arianhar yang merupakan warga DKI Jakarta yang tinggal di daerah Cempaka Putih, Jakarta Barat.

Menurut Arianhar, pemasangan spanduk itu tidak akan berpengaruh terhadap Pilkada DKI Jakarta putaran kedua karena masyarakat pasti memiliki pandangan masing-masing terhadap pasangan calon gubernur DKI Jakarta.

“Tergantung dari pandangan masyarakat saja kalau mereka tidak mudah terpengaruh, pasti tidak akan menggubris isi spanduk yang mengandung unsur SARA itu,” tutur Arianhar.

Akhir-akhir ini, spanduk yang mengandung unsur SARA yang dipasang di masjid sekitar wilayah DKI Jakarta seperti, Kalibata, Pancoran, Warung Jati, Karet telah menjadi sorotan masyarakat.

Munculnya spanduk-spanduk itu menimbulkan berbagai komentar dan tanggapan dari warga Jakarta maupun luar Jakarta.

Pilkada putaran kedua akan diikuti oleh dua pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur yaitu paslon nomor dua Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Saiful Hidayat dan paslon nomor 3 Anies Baswedan – Sandiaga Uno yang dilaksanakan sekitar 19 April 2017.(anjas) Koran Jakarta, hal 11/kol :1-5


Post Terkait

Statistik Pengunjung
Link KPU Daerah
KIP Aceh
http://kip.acehprov.go.id/
KPU Provinsi Sumatera Utara
http://kpud-sumutprov.go.id/
KPU Provinsi Sumatra Barat
http://www.kpu-sumbarprov.go.id/
KPU Provinsi Riau
http://kpu-riauprov.go.id/
KPU Provinsi Sumatera Selatan
http://sumsel.kpu.go.id/
KPU Provinsi Lampung
http://www.kpud-lampungprov.go.id/
KPU Provinsi Kep. Babel
http://kpu-babelprov.go.id/
KPU Provinsi Kepri
http://kepri.kpu.go.id/
KPU DKI Jakarta
http://kpujakarta.go.id
KPU Provinsi Jawa Barat
http://jabar.kpu.go.id/
KPU Provinsi Jawa Tengah
http://kpu-jatengprov.go.id/
KPU Provinsi Jawa Timur
http://www.kpujatim.go.id/
KPU Provinsi Banten
http://kpu-bantenprov.go.id/
KPU Provinsi Bali
http://kpud-baliprov.go.id/
KPU Provinsi NTB
http://kpud-ntbprov.go.id/
KPU Provinsi NTT
http://www.kpud-nttprov.go.id/
KPU Provinsi Kalbar
http://kpu-kalbarprov.go.id/
KPU Provinsi Kalteng
http://kpu-kaltengprov.go.id/
KPU Provinsi Kalsel
http://kpu-kalselprov.go.id/
KPU Provinsi Kaltim
http://kaltim.kpu.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Tenggara
http://kpud-sultraprov.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Tengah
http://www.kpu-sultengprov.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Selatan
http://kpud.sulselprov.go.id/
KPU Provinsi Sulawesi Utara
http://www.kpu-sulutprov.go.id/
KPU Provinsi Gorontalo
http://kpu-gorontaloprov.go.id//
KPU Provinsi Sulawesi Barat
http://kpu-sulbarprov.go.id/
KPU Provinsi Maluku
http://kpu-malukuprov.go.id/
KPU Provinsi Maluku Utara
http://www.kpu-malutprov.go.id/
KPU DIY
http://diy.kpu.go.id/
KPU Provinsi Bengkulu
http://www.kpu-bengkuluprov.go.id
KPU Provinsi Jambi
http://kpud-jambiprov.go.id/
KPU Provinsi Papua Barat
http://kpu-papuabaratprov.go.id/
KPU Provinsi Papua
http://kpu-papuaprov.go.id/
KPU Provinsi Kalimantan Utara
https://kaltaraprov.kpu.go.id/index.php

Selengkapnya...